Beasiswa MEXT Rekomendasi Universitas


Beasiswa MEXT atau Monbukagakusho adalah beasiswa dari pemerintah Jepang yang sangat menarik. Beasiswa MEXT ini bisa diperoleh dari jalur kedutaan atau dari rekomendasi universitas. Beasiswa ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, akomodasi, tiket pesawat, visa, dan tanpa ikatan dinas.

Perbedaan utama antara MEXT Scholarship dari Kedutaan Besar Jepang dan MEXT Scholarship University Recommendation adalah pada proses seleksi. MEXT Scholarship dari Kedutaan Besar Jepang diseleksi oleh Kedutaan Besar Jepang di negara asal pelamar. Sedangkan MEXT Scholarship University Recommendation diseleksi oleh universitas di Jepang yang dituju oleh pelamar.

Selain itu beasiswa MEXT dari kedutaan mensyaratkan penerimanya 1 tahun sekolah persiapan bahasa Jepang, setelah itu pemilihan universitas.   Sedangkan untuk MEXT rekomendasi dari universitas umumnya mahasiswa bisa langsung kuliah dengan bahasa pengantar Inggris (tentu ada pengecualian misalnya di Kyoto IUP).

Untuk beasiswa MEXT jalur kedutaan silakan dipelajari di situs resminya https://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html. Di artikel ini akan dibahas mengenai beasiswa MEXT berdasarkan rekomendasi universitas.

Seperti sudah disebutkan dalam artikel sebelumnya, ada universitas di Jepang yang tergabung dalam G30 yang membuka kelas international dalam bahasa Inggris dan memberikan beasiswa MEXT. Proses seleksi dilakukan oleh masing-masing universitas dan setiap universitas tentunya memiliki kebijakan tersendiri dan kuota tersendiri. Masing-masing universitas juga menawarkan jurusan yang berbeda-beda. Jadi penting untuk mempelajarinya di masing-masing website universitas.

Sebagai contoh Tohoku University Future Global Leadership (FGL) Program menawarkan 3 jurusan dalam bahasa Inggris untuk mahasiswa S1, yaitu: AMC (Advanced Molecular Chemistry), IMAC-U (International Mechanical and Aerospace Engineering Course Undergraduate), dan AMB (Applied Marine Biology). Untuk mendaftar harus memenuhi persyaratan TOEFL IBT 79+ atau IELTS academic 6+. Selain itu diperlukan Standarized Examination Scores yang meliputi matematika, fisika, kimia (atau biologi untuk AMB). Nilai standarized ini bisa diperoleh dari hasil test A-level, IB, ACT without writing, AP atau kombinasi nilai test tersebut. Info lebih lengkap silakan dibaca di website Tohoku.

Pada umumnya jurusan dengan English taught program ini kuotanya tidak terlalu banyak dan hanya orang yang benar-benar mempersiapkan diri dengan matang yang bisa mendaftar (terutama karena adanya persyaratan standarized test). Apabila Anda tidak memenuhi persyaratan, otomatis tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran atau tidak akan lanjut ke proses seleksi berikutnya.

Apabila Anda berhasil mendapat Japanese Government (MEXT) scholarship, Anda tidak perlu membayar entrance fee senilai JPY 282.000, tidak perlu membayar annual tuition senilai JPY 535.800 (JPY 267.900 x 2). Selain itu Anda akan mendapat living stipend senilai JPY 119.000/bulan selama 4 tahun (dengan syarat IPK tertentu) dan tiket ekonomi PP negara asal - Jepang.

Biaya hidup JPY 119.000/bulan sangat mencukupi untuk biaya dorm / apato, biaya transportasi, makan, dsb. Anda bisa kuliah gratis di negara Jepang yang indah. Menarik bukan....

Bagi Anda yang tidak berhasil mendapat Mext scholarship, masih ada President Fellowship dan MEXT honor scholarship for privately financed International Students. Untuk perbandingannya silakan dipelajari di bagian financial support.

Untuk universitas lain di Jepang, Anda dapat mempelajarinya dengan mengunjungi masing-masing website universitas misalnya Kyushu, Nagoya, Tsukuba, APU, dsb. Tiap universitas memiliki persyaratan tersendiri dan menawarkan jurusan yang berbeda. Pilihlah jurusan yang Anda inginkan, pelajari tingkat persaingannya, persiapkan diri Anda sebaik mungkin. Selamat berjuang, semoga berhasil.

Untuk berdiskusi silakan bergabung di group dengan cara mengisi nama, email, no hp di https://tribelio.page/konsultasikuliahln. Di sana ada artikel dan teman-teman yang siap menjawab pertanyaan Anda.

Comments

Popular posts from this blog

Beda Universitas dan College: Mana yang Lebih Cocok Untukmu?

Universitas di Jepang untuk S1 Pengajaran dalam Bahasa Inggris

Mungkinkah Kuliah di Luar Negeri dengan Biaya Minimal?

Bolehkah Menulis Essay / Personal Statement dengan Bantuan AI?